Translate

18 Februari 2026

7 Aplikasi Populer di Blockchain Base



 Base: Layer-2 Ethereum yang Tumbuh Cepat dan Mulai Punya Ekosistem Lengkap

Dalam beberapa waktu terakhir, Base semakin menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu jaringan Layer-2 Ethereum dengan pertumbuhan paling agresif. Didukung oleh Coinbase dan dibangun menggunakan OP Stack, Base hadir dengan dua keunggulan utama: biaya transaksi lebih rendah dan eksekusi lebih cepat dibandingkan Ethereum mainnet.

Bagi developer, ini berarti ruang eksperimen yang lebih efisien.
Bagi pengguna ritel, ini berarti transaksi lebih murah tanpa harus mengorbankan keamanan jaringan Ethereum.

Namun yang membuat Base semakin menarik bukan hanya teknologinya — melainkan ekosistem aplikasinya yang mulai terbentuk secara utuh.

Ekosistem Base: Dari DeFi hingga Aplikasi Sosial

Seperti Layer-2 lain yang lebih dulu matang, Base mulai membangun fondasi penting:

  • Decentralized Exchange (DEX) untuk spot trading

  • Protokol lending untuk pinjam-meminjam

  • Platform derivatif untuk leverage trading

  • Aplikasi sosial dan kreator berbasis on-chain

Struktur ini menunjukkan bahwa Base bukan lagi sekadar jaringan baru, tetapi sudah berkembang menjadi ekosistem dengan fungsi yang lengkap.

Berikut tujuh aplikasi yang saat ini menjadi bagian penting dari ekosistem Base.


1️⃣ BasePerp – Perdagangan Perpetual On-Chain

BasePerp berfokus pada perdagangan perpetual futures langsung dari wallet pribadi, tanpa perantara exchange terpusat.

Beberapa karakteristik utamanya:

  • Posisi long & short sepenuhnya on-chain

  • Validasi harga menggunakan oracle

  • Sistem deviation guard untuk mencegah penyimpangan harga

  • Leverage hingga 100x

  • Manajemen risiko berbasis Collateral Health Ratio (CHR)

Likuiditasnya dikumpulkan dalam satu stablecoin vault yang menjadi counterparty on-chain. Menariknya, platform ini tidak mengenakan komisi tetap saat membuka posisi, melainkan menerapkan biaya ketika posisi ditutup dalam kondisi profit.

Model ini membuat struktur biayanya berbeda dari exchange derivatif tradisional.


2️⃣ Aerodrome Finance – Pusat Likuiditas di Base

Untuk perdagangan spot, Aerodrome Finance menjadi salah satu DEX dengan aktivitas tertinggi di jaringan Base.

Platform ini menggunakan model AMM dengan sistem insentif ve(3,3), di mana:

  • Pemegang token bisa mengunci aset

  • Mendapat hak voting distribusi reward

  • Mempengaruhi alokasi insentif ke pool likuiditas

Mekanisme ini membantu menjaga kedalaman likuiditas dan menjadikan Aerodrome sebagai pusat aktivitas trading di Base.


3️⃣ Seamless Protocol – Lending dan Strategi Leverage

Di sektor pinjam-meminjam, Seamless Protocol menghadirkan model overcollateralized lending yang umum digunakan di DeFi.

Fungsinya sederhana namun strategis:

  • Menyetor aset → memperoleh bunga

  • Meminjam aset lain → dengan jaminan lebih tinggi dari pinjaman

Keberadaan protokol seperti ini membuka peluang strategi leverage dan manajemen likuiditas tanpa harus menjual aset utama.


4️⃣ Friend.tech – Sosial dengan Komponen Ekonomi

Berbeda dari aplikasi DeFi murni, Friend.tech menggabungkan jejaring sosial dengan tokenisasi.

Konsep “keys” memungkinkan pengguna:

  • Membeli akses ke akun tertentu

  • Memperdagangkan akses tersebut

  • Menghasilkan komponen ekonomi dari interaksi sosial

Pada fase awal peluncuran, Friend.tech sempat mendorong lonjakan transaksi harian di jaringan Base.


5️⃣ Zora – Monetisasi Kreator Secara On-Chain

Zora memungkinkan kreator mencetak konten menjadi token dan memperdagangkannya secara terbuka.

Dengan biaya transaksi yang lebih rendah dibanding Ethereum mainnet:

  • Minting menjadi lebih terjangkau

  • Trading konten lebih efisien

  • Kreator memiliki jalur monetisasi langsung

Model ini memberi alternatif di luar platform kreator terpusat.


6️⃣ Venice – Eksperimen Utilitas On-Chain

Venice memanfaatkan infrastruktur Layer-2 untuk menghadirkan interaksi smart contract yang lebih cepat dan hemat biaya.

Aplikasi ini menunjukkan bahwa Base tidak hanya menjadi tempat aktivitas finansial, tetapi juga ruang untuk utilitas blockchain yang lebih luas.


7️⃣ YO – Interaksi Mikro Berbasis Blockchain

YO adalah aplikasi sosial ringan yang mengandalkan transaksi on-chain berbiaya rendah.

Konsepnya sederhana:
interaksi cepat + gas fee murah + eksekusi instan.

Efisiensi Layer-2 membuat interaksi mikro seperti ini menjadi realistis dilakukan secara on-chain — sesuatu yang sulit diterapkan di Layer-1 karena biaya tinggi.

Apa yang Bisa Disimpulkan?

Saat ini, ekosistem Base masih didominasi oleh aktivitas DeFi — khususnya:

  • Spot trading

  • Lending

  • Derivatif

Namun kemunculan aplikasi sosial dan kreator menunjukkan ekspansi utilitas di luar transaksi finansial.

Ke depan, arah pertumbuhan Base akan sangat dipengaruhi oleh:

  • Pertumbuhan likuiditas

  • Adopsi pengguna baru

  • Konsistensi utilitas aplikasi-aplikasinya

Jika tren ini berlanjut, Base berpotensi menjadi salah satu Layer-2 dengan ekosistem paling beragam di jaringan Ethereum.

Previous Post
Next Post

0 komentar:

👆💸LINK DANA KAGET ADA DI SEMUA POSTINGAN💸 👆